Neymar mengawali karir di PSG dengan cemerlang. Sejak dibeli oleh PSG dengan harga 222 juta Euro dari Barcelona, Neymar sudah membuahkan lima gol dan lima assist dari enam laganya. Diberitakan oleh Online Casino, walaupun karirnya cukup cemerlang, masalahnya di PSG tidak terhindarkan. Petaka tersebut berawal ketika PSG melawan Lyon pada akhir pekan lalu.

Laga itu diwarnai dengan hadiah penalti untuk PSG. Namun hadiah tersebut malah berujung pertengkaran antara Neymar dan Cavani. Kedua penyerang paling tajam di klub tersebut berebut menjadi algojo untuk tendangan titik putih tersebut.

Perdebatan tersebut dimenangkan oleh Cavani yang menerima tanggung jawab sebagai algojo, namun Cavani tidak berhasil menjadikannya kesempatan tersebut menjadi gol bagi PSG. Perkelahian Cavani dan Neymar kabarnya tidak berakhir di lapangan, keduanya kembali ribut di ruang ganti.

Parahnya, Neymar dikatakan tidak ingin bermain bersama Cavani lagi sehingga meminta klub untuk menjual pemain kelahiran Uruguay tersbut. PSG terpaksa disuruh untuk memilih antara Cavani dan Neymar. Lantas siapakah pilihan PSG?

PSG memilih pemain termahalnya dan memutuskan untuk menjual Cavani. Mantan pemain Napoli tersebut rencananya akan dijual di Real Madrid. Presiden Al Khelaifi diberitakan oleh Diario Gol telah menghubungi Presiden Madrid, Florentino Perez.

Mengapa harus Real Madrid? klub asuhan Zinedine Zidane saat ini memang sedang kekurangan pemain senior sejak ditinggalkan oleh Alvaro Morata dan absennya Cristiano Ronaldo kartu hukuman kartu merah. Karim Benzema yang menjadi andalan klub juga tampil di bawah kata baik. Kurangnya pemain senior memaksa Zidane untuk menurunkan striker muda, Borja Mayoral.